Beranda / Vendor / Pengadaan MRI Kemenkes melalui Program SIHREN/IHSS

Pengadaan MRI Kemenkes melalui Program SIHREN/IHSS

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) melalui proyek Indonesia Health Systems Strengthening (IHSS) atau Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN) terus mempercepat pemerataan fasilitas diagnostik canggih di rumah sakit umum. Salah satu fokus utamanya adalah pengadaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Laporan ini merangkum data resmi, status terkini per September 2026, serta hasil fact-check terhadap klaim yang beredar.

Dua Paket Utama Pengadaan MRI

Terdapat dua paket utama terkait MRI di bawah SIHREN yang dibiayai bersama World Bank, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), dan sumber multilateral lainnya.

Pertama, Procurement of MRI 1.5T.
Paket ini mencakup 10 unit MRI 1.5 Tesla. Nilai estimasi kontrak mencapai sekitar US$18,428,000. Menurut dokumen resmi di situs ihss.kemkes.go.id, status paket ini sudah Contract Signed. Berbagai sumber independen, termasuk siaran pers GE HealthCare dan liputan media nasional (Kontan, Merdeka, VOI, Jakarta Daily) pada Desember 2025, secara konsisten menyatakan bahwa GE HealthCare memenangkan tender ini pada awal 2025. Peralatan tersebut akan dipasang di rumah sakit umum untuk mendukung diagnosis dini kanker, stroke, dan penyakit jantung tanpa paparan radiasi.

Kedua, Procurement of MRI 3T and MRI 1.5T.
Paket ini terdiri atas Lot 1 (4 unit MRI 3T) dan Lot 2 (8 unit MRI 1.5T), total 12 unit, dengan nilai estimasi sekitar US$21,783,406. Request for Bids (RFB) dikeluarkan 13 Februari 2026 (RFB No. ID-PMU SIHREN-528106-GO-RFB). Pre-bid meeting digelar 2 Maret 2026, batas pengumpulan penawaran 8 April 2026, dan pembukaan bid teknis dilakukan pada 16 April 2026. Hingga 21 September 2026, status resmi di portal pengadaan IHSS masih Technical Evaluation. Pembukaan bid finansial sempat dijadwalkan dan ditunda, dengan rencana pembukaan ulang pada 22 September 2026. Belum ada pengumuman pemenang resmi

Proses pengadaan MRI mengikuti regulasi multilateral (World Bank Procurement Regulations). Evaluasi dilakukan secara dua amplop (teknis dan finansial), dengan bobot teknis dan harga yang ketat. Pemenang diwajibkan menyediakan layanan turnkey (termasuk persiapan ruang), pelatihan, dan pemeliharaan jangka panjang.

Makna Strategis

Pengadaan Paket MRI 1.5T oleh GE HealthCare dan kelanjutan evaluasi paket 3T & 1.5T merupakan bagian dari investasi infrastruktur kesehatan terbesar dalam sejarah Indonesia. Tujuannya memperkuat sistem rujukan nasional, mengurangi kesenjangan akses di daerah terpencil, dan mendukung penanganan penyakit tidak menular.

Tag: